Bagaimana Memutuskan : Antara Menggunakan Jasa Arsitek atau Jasa Desainer Interior PART 2

Lantas, Apa Perbedaan Antara Arsitek dan Desainer Interior?

 

Sekarang kita telah mengetahui letak kunci tanggung jawab pekerjaan masing masing, lalu timbul pertanyaan, apa bedanya? Kedua profesi tampaknya memegang keterampilan yang secara bersamaan mempercantik dan membangun; keduanya tampaknya memiliki keterampilan merancang sebuah rumah dengan estetis tapi tetap menjaga keselamatan dan keamanan penghuninya.

 

Berikut adalah perbedaan besar antara kedua profesi tersebut : Arsitek merancang ruang interior dan eksterior dari lingkungan yang kita bangun, merancang bagaimana hubungan spasial dalam bangunan itu ditata. Sementara Desainer Interior, sesuai dengan namanya, bekerja dalam platform tata ruang interior yang sudah ada, menggunakan keterampilan mereka untuk menambah nilai estetika ruangan. Sementara beberapa Desainer Interior mungkin bersedia untuk membantu dengan eksterior, seperti membantu pilihan warna atau pemilihan terperinci seperti jendela, pintu dll. Tanggung jawab utama mereka jelas terletak di dalam bangunan. Dan Arsitek pun mungkin dapat membantu dengan desain interior, tapi jelas tanggung jawab utama mereka terletak pada bagian luar atau kerangka bangunan.

 

Hal ini menciptakan hubungan,  di mana kohabitasi antara desainer dan Arsitek mungkin diperlukan, di mana seorang desainer melakukan pekerjaan interior dan pekerjaan eksterior diserahkan ke Arsitek. Jadi siapa yang Anda sewa? Mungkin keduanya.

 

Bagaimana Memutuskan Siapa yang Akan Di Sewa?

 

Seperti kita diuraikan untuk Anda di atas, Arsitek dan Desainer Interior tampaknya mengandalkan satu sama lain untuk sampai ke hasil akhir : bangunan yang dirancang dengan baik dari luar ke dalam. Keduanya membawa satu set keterampilan yang intrinsik mengenai desain yang tepat.

 

Jadi, siapa yang Anda sewa? Nah, kami sarankan itu tergantung pada skenario individu Anda. Jika Anda sudah memiliki bangunan berstruktur yang sudah dibangun dan ingin menambah nilai estetis bangunan anda, maka dalam kebanyakan kasus, Anda memerlukan bantuan seorang Desainer Interior. Dan jika Anda membutuhkan sebuah rumah yang dibangun dari awal, maka Kami akan katakan kalau Anda harus menyewa Arsitek, dan mungkin menyewa Desainer Interior juga jika Anda memerlukan bantuan di bagian dalam rumah.

 

Skenario yang disebutkan di atas cukup jelas, tapi bagaimana merombak interior atau membangun kembali dinding di mana akan diruntuhkan dan struktur akan berubah? Kemudian siapa yang Anda sewa? Arsitek atau desainer? Dalam kasus ini, kami sarankan untuk menyewa keduanya. Arsitek untuk menyusun rencana struktur baru dan Desainer Interior untuk membantu memastikan struktur baru anda estetis dan fungsional untuk kebutuhan pribadi Anda. Beberapa orang mungkin berbeda pendapat dengan ini dan mengatakan bahwa seorang Desainer Interior sudah cukup terampil untuk membantu dengan kedua aspek ; struktural dan estetika. Dan mereka benar jika berpendapat seperti itu, tapi kita katakan, carilah aman dengan mempekerjakan kedua profesi tersebut, dan mereka akan memberikan Anda yang terbaik dari kedua dunia desain.

 

Arsitek dan Desainer Interior keduanya menarik, makhluk kreatif yang membawa banyak set keterampilan yang dibutuhkan oleh Anda. Seperti yang telah Kami tuliskan di sini, ada “Pernikahan Keterampilan” yang disuguhkan dengan Arsitek yang menawarkan kemampuan untuk mendesain eksterior dan Desainer Interior yang menawarkan keterampilan merancang interior. Lihatlah proyek individu Anda untuk memutuskan yang mana keterampilan terbaik yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

 

Jadi apa yang Anda pikirkan? Apakah Anda lebih suka mempekerjakan keduanya? Arsitek dan Desainer Interior?